Penjual Minuman Dingin Raup Omzet Ratusan Juta di Bulan Ramadhan 2025

epicdigital-jualan omzet ratusan juta

Ramadhan selalu menjadi momen penuh berkah, termasuk bagi para pelaku usaha kuliner. Salah satu bisnis yang mengalami lonjakan pendapatan signifikan adalah penjualan minuman dingin. Seorang pengusaha minuman segar di Jakarta, Ahmad Fauzi, berhasil meraup omzet lebih dari Rp300 juta hanya dalam waktu tiga minggu selama Ramadhan 2025.

Lonjakan Permintaan Minuman Dingin

Di tengah cuaca yang panas, minuman segar seperti es teh, es jeruk, es kelapa, hingga varian kekinian seperti es boba dan es kopi susu menjadi incaran utama masyarakat saat berbuka puasa. Ahmad Fauzi yang telah menekuni usaha ini sejak lima tahun lalu mengaku bahwa Ramadhan selalu menjadi momen terbaik dalam bisnisnya.

“Setiap tahun, permintaan meningkat drastis saat bulan puasa. Orang-orang ingin sesuatu yang menyegarkan setelah seharian berpuasa,” ujar Fauzi.

Strategi Sukses Raup Omzet Besar

Kesuksesan Fauzi dalam meraih omzet ratusan juta tidak lepas dari strategi bisnis yang diterapkannya. Berikut beberapa faktor kunci yang membuat bisnisnya sukses:

  1. Variasi Menu yang Menarik – Menawarkan berbagai pilihan minuman kekinian dan tradisional untuk menarik semua segmen pelanggan.
  2. Penjualan Online & Offline – Memanfaatkan media sosial dan platform pemesanan makanan online untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.
  3. Promo & Paket Hemat – Menyediakan paket bundling dan diskon spesial untuk meningkatkan volume penjualan.
  4. Lokasi Strategis – Menyediakan gerai di area ramai seperti pusat perbelanjaan, masjid, dan pasar takjil.
  5. Pelayanan Cepat & Higienis – Menjaga kualitas dan kebersihan minuman agar pelanggan selalu puas.

Peluang Bisnis Minuman Dingin di Ramadhan

Melihat tren ini, bisnis minuman dingin masih menjadi peluang emas bagi siapa saja yang ingin mencoba peruntungan di dunia kuliner. Dengan modal yang relatif kecil namun permintaan tinggi, siapa pun bisa mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat.

“Saya berharap tahun depan bisa membuka lebih banyak cabang dan meningkatkan produksi, karena permintaan terus meningkat setiap tahunnya,” tambah Fauzi.